APLIKASI BITUMEN

Aplikasi Bitumen umumnya digunakan untuk keperluan industrial. Bitumen pertama kali digunakan karena memiliki sifat perekat alami dan anti-air (waterproof). Bitumen digunakan sebagai perekat dalam pembangunan serta melapisi bagian bawah kapal laut. 

Bitumen tersusun dari hidrokarbon kompleks serta memiliki elemen kalsium, besi, sulfur, dan oksigen. Kualitas Bitumen dan tingkat kesulitan dari produksi ditentukan oleh asal usul sumber dan tipe minyak mentah. Bitumen paling sering digunakan dalam pengaspalan jalan, namun sering juga digunakan dalam pembuatan atap karena memiliki karakteristik anti-air. 

Bitumen memiliki beberapa jenis produk yang disesuaikan dengan aplikasi pada setiap industry. Di bawah ini adalah beberapa perbedaan aplikasi berdasarkan jenisnya:

  1. Bitumen Penetrasi (Pengaspalan Jalan)
  2. Bitumen Oksidasi (Produk Anti-Air)
  3. Bitumen Emulsi (Landasan Pacu Bandara)
  4. Bitumen Cair (Pelapis Permukaan)

Penetration Bitumen

  • Pengaspalan Jalan

Cutback Bitumen

  • Lapis Pengikat (Permukaan terbuka dan rapat)
  • Pengikat Debu
  • Single dan Multiple Perawatan Permukaan

Emulsion Bitumen

  • Lapis Resap Pengikat, Lapis Perekat dan Lapis Pelindung
  • Pelapis Aspal
  • Aspal Dingin

Oxidized Bitumen

  • Lapisan Kedap Air
  • Pelapisan Pipa
  • Membran Bitumen